Dugaan Warga Kecamatan Mirit : Pengadaan Viar Roda 3, Camat Mirit Mendapatkan Keuntungan Finansial


 Kebumen, Koranjateng.com — Sejumlah warga di Kecamatan Mirit mempertanyakan mekanisme pengadaan kendaraan Viar roda tiga yang dilakukan oleh beberapa desa di wilayah tersebut. Warga menilai proses tersebut janggal karena musyawarah justru dilakukan di tingkat kecamatan, dan baru menyusul di desa sebagaimana lazimnya pengelolaan dana desa.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa dalam musyawarah pengadaan tersebut, Camat Mirit ikut hadir bersama perwakilan dari sebuah dealer, yaitu CV Muncul. Kehadiran pihak dealer dalam forum yang dipimpin pemerintah kecamatan inilah yang menimbulkan dugaan dan tanda tanya di tengah masyarakat.

“Yang membeli itu desa, sumber dananya dari dana desa. Tapi musyawarahnya di kecamatan, dan ada perwakilan dealer. Itu yang membuat kami bertanya-tanya,” ujar salah satu warga.

Warga kemudian menduga bahwa camat mungkin mendapatkan keuntungan dari proses pengadaan tersebut, meski dugaan itu belum dapat dibuktikan dan tidak disertai bukti konkret. Warga menekankan bahwa dugaan tersebut muncul karena proses yang dinilai tidak transparan sejak awal.

Menurut warga, pengadaan barang yang bersumber dari dana desa umumnya dibahas melalui musyawarah desa (musdes) dan dikelola sepenuhnya oleh pemerintah desa. Namun dalam kasus ini, proses pembahasan melibatkan pemerintah kecamatan, yang dinilai berada di luar kewenangan teknis pengadaan desa.

Salah satu kades di kecamatan mirit juga mengatakan bahwa harga unit tersebut 35juta dan tidak bisa ditawar lagi. Hal tersebut semakin membuat warga curiga terhadap kinerja camat yang diduga ikut "BERMAIN" dalam pengadaan Viar roda 3 di desa-desa Kecamatan mirit.


(Puspo Lukito)

Next Post Previous Post

Hot News Today