Diduga Dipersulit Ambil Barang Jaminan di Koperasi, Warga Tamanwinangun Minta Bantuan LBH Bulan Bintang Kebumen


 Kebumen, Koranjateng.com – Seorang warga Desa Tamanwinangun, Kabupaten Kebumen, mengaku kesulitan mengambil barang jaminan setelah melunasi pinjaman di Koperasi Simpan Pinjam Mapan Karya Abadi Cabang Kebumen. Merasa tidak mendapat kejelasan, warga tersebut akhirnya meminta pendampingan hukum kepada LBH Bulan Bintang Kebumen.

Ketua LBH Bulan Bintang Kebumen, Istianto, mengatakan pihaknya menerima aduan dari klien terkait dugaan dipersulitnya pengambilan barang jaminan berupa buku nikah yang sebelumnya dijadikan agunan pinjaman kredit.

Menurut keterangan klien yang disampaikan kepada LBH, pelunasan pinjaman telah dilakukan sekitar satu setengah bulan lalu. Namun hingga kini barang jaminan tersebut belum juga dikembalikan oleh pihak koperasi.

“Klien kami mengaku sudah melunasi kewajibannya sekitar 1,5 bulan yang lalu, tetapi buku nikah yang dijadikan jaminan sampai sekarang belum diberikan kembali,” ujar Istianto kepada wartawan, Senin (11/05/2026).

Ia menambahkan, pihak klien juga mengeluhkan sulitnya menghubungi kepala koperasi untuk meminta kejelasan terkait pengembalian barang jaminan tersebut.

“Klien kami mengaku sudah berusaha menghubungi pihak koperasi, termasuk kepala cabangnya, namun diduga sulit dihubungi sehingga menimbulkan keresahan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Istianto juga menyoroti proses pencairan dana kredit yang menurut pengakuan klien dilakukan di pinggir jalan oleh oknum pegawai lapangan koperasi tersebut.

“Ini cukup miris. Berdasarkan cerita klien kami, proses pencairan kredit justru dilakukan di pinggir jalan oleh oknum pegawai lapangan koperasi,” katanya.

Atas persoalan tersebut, LBH Bulan Bintang Kebumen berencana melakukan pendampingan hukum dan meminta pihak koperasi segera memberikan penjelasan serta mengembalikan barang jaminan milik nasabah apabila kewajiban pelunasan memang telah dipenuhi.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Koperasi Simpan Pinjam Mapan Karya Abadi Cabang Kebumen belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.


(Ferdi Irawan, S.M.)

Next Post Previous Post

Hot News Today