MAN 1 Kebumen Wujudkan Ekonomi Sirkular, Tim Adiwiyata Kelola Sampah Jadi Kas Kelas
![]() |
| Penjualan sampah bekerjasama Bank sampah Sultan |
KEBUMEN – Semangat pelestarian lingkungan terus digelorakan oleh
MAN 1 Kebumen pasca ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional
tahun 2025. Pada Rabu (17/12/2025), Tim Penggerak Tempat Olah Sampah
(TOS) yang dimotori oleh Faizatul Khasanah berkolaborasi dengan
Kader Adiwiyata sukses menggelar aksi penjualan sampah terpilah dari Bank
Sampah Madrasah.
Kolaborasi Strategis Kader Adiwiyata
Sampah yang dijual merupakan hasil kolektif dari gerakan
pilah sampah oleh siswa-siswi serta pengelolaan sampah di lingkungan sekitar
madrasah oleh Tim Adiwiyata. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi beban
limbah sekaligus memberikan edukasi ekonomi sirkular bagi seluruh warga
madrasah.
Pihak pembeli dalam transaksi kali ini adalah Pak Darman, petugas dari Bank Sampah "Sultan"
Desa Gemeksekti, yang selama ini menjadi mitra strategis MAN 1 Kebumen dalam
pengelolaan limbah anorganik.
Rincian Penjualan Sampah
Berdasarkan hasil penimbangan pada periode ini, berikut
adalah rincian jenis sampah yang berhasil dikonversi menjadi rupiah:
|
Jenis
Sampah |
Berat
(kg) |
|
Botol
Bekas Bersih |
26
kg |
|
Sampah
Atom Campur |
15,5
kg |
|
Kertas
Campur |
8
kg |
|
Kardus |
3
kg |
|
Plastik |
1
kg |
|
Total
Hasil Penjualan |
Rp
102.900 |
Manfaat Ekonomi untuk Siswa
Keuntungan dari penjualan sampah ini tidak masuk ke
kantong pribadi, melainkan dikembalikan sepenuhnya untuk mendukung kegiatan
siswa. Sebagian hasil penjualan disalurkan kembali ke kas kelas yang
menyetorkan sampah sebagai insentif atas kepedulian mereka terhadap kebersihan,
akan dibagikan pada semester genap mendatang. Selebihnya, dana digunakan untuk
memperkuat kas Adiwiyata MAN 1 Kebumen guna keberlanjutan
program-program lingkungan di masa depan.
"Kegiatan ini bukan sekadar soal uang, tapi
menanamkan karakter pada siswa bahwa sampah yang dikelola dengan benar memiliki
nilai guna dan nilai ekonomi," ujar Faizatul Khasanah selaku penggerak
TOS.
Dengan aksi nyata ini, MAN 1 Kebumen membuktikan diri
layak menyandang predikat Adiwiyata Nasional dan terus berkomitmen menjadi
pelopor madrasah ramah lingkungan di Kabupaten Kebumen. (lan)
.jpeg)
