Proyek Peningkatan Jalan Kabupaten di Desa Sampih Kecamatan Susukanlebak Disorot Publik, Aspal Sudah Mengelupas Meski Baru Dikerjakan


 Cirebon, Koranjateng.com – Proyek Peningkatan Jalan Sampaih–Susukantonggoh yang dikerjakan dengan mengguanakan anggaran tahun 2025, kini menuai sorotan publik. Pasalnya, sejumlah titik aspal terlihat mengelupas dan rusak meski pekerjaan belum lama selesai pengerjaannya. 


Pantauan di lokasi, tepatnya di Desa Sampih, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon,Kamis 11 Desember 2025 pukul 12.04 WIB, ditemukan beberapa titik kerusakan berupa pecahan aspal, retakan, dan material yang terangkat, sebagaimana terlihat jelas dalam dokumentasi yang menunjukkan kondisi tersebut.


Proyek yang berada di bawah naungan Dinas PUPR Kabupaten Cirebon ini memiliki masa pelaksanaan 41 hari kalender. Namun, kondisi di lapangan memunculkan dugaan bahwa kualitas pekerjaan tidak sesuai harapan.


Warga sekitar menilai kerusakan ini tidak wajar.


 “Baru saja diaspal tapi sudah mengelupas. Ini jalan menuju Sampih, akses utama ke Susukantonggoh. Harusnya pengerjaan maksimal,” Ucap salah seorang warga Sampih yang enggan disebutkan namanya.


Proyek ini diduga kurangnya pengawasan dari pihak terkait.


Namun, kerusakan dini pada permukaan jalan menimbulkan pertanyaan mengenai standar kualitas material dan proses pelaksanaannya.



Publik berharap pihak terkait segera turun tangan melakukan evaluasi dan pemeriksaan.


“Kami minta Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, konsultan pengawas, dan kontraktor bertanggung jawab. Jangan sampai jalan strategis seperti ini rusak sebelum digunakan,” tambah warga lainnya.


Sampai berita ini diterbitkan, pihak kontraktor maupun instansi terkait belum memberikan klarifikasi resmi terkait temuan kerusakan tersebut.

Next Post Previous Post

Hot News Today