Proyek Rabat Beton Jalan Kabupaten Ruas Desa Wonosari–Jatisari Disorot, Belum Sebulan Sudah Retak
Kebumen, Koranjateng.com — Proyek pembangunan rabat beton jalan kabupaten ruas Wonosari–Jatisari, Kabupaten Kebumen, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, proyek yang baru selesai dikerjakan kurang dari satu bulan tersebut sudah menunjukkan kerusakan berupa keretakan di sejumlah titik.
Pantauan di lapangan menunjukkan retakan memanjang maupun pecah di permukaan rabat beton, yang dinilai warga tidak wajar mengingat usia bangunan yang masih sangat baru. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pengerjaan proyek dilakukan asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Proyek rabat beton tersebut diketahui menelan anggaran kurang lebih Rp900 juta dan bersumber dari APBD Perubahan Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2025, dan dikerjakan oleh PT. PUTRA HASAN MANDIRI, Konsultan Perencana oleh CV. CAHAYA BUANA, serta diawasi oleh CV. BUMI KARYA CONSULTANT. Besarnya anggaran yang digelontorkan berbanding terbalik dengan kualitas hasil pekerjaan yang terlihat di lapangan, sehingga memicu banyak pertanyaan dari publik.
“Belum sebulan sudah retak di mana-mana. Kalau kualitasnya seperti ini, wajar kalau masyarakat curiga ada yang tidak beres,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin, (22/12/2025).
Masyarakat berharap pihak terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kebumen, segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut. Selain itu, warga juga meminta aparat pengawas internal maupun penegak hukum untuk tidak menutup mata apabila ditemukan indikasi pelanggaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai penyebab keretakan rabat beton jalan Wonosari–Jatisari tersebut. Publik pun menanti transparansi dan langkah tegas dari pemerintah daerah agar uang rakyat tidak terbuang sia-sia dan kualitas pembangunan benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.
(Puspo Lukito)

