Peresmian Penataan Kawasan Gereja Paroki St. Joannes Rasul Delanggu


 Klaten, Koranjateng.com - Peresmian penataan kawasan Gereja Paroki St. Joannes Rasul Delanggu akan digelar pada Senin mendatang, 29 Desember 2025, dengan menghadirkan rangkaian kebaktian, pagelaran budaya, dan perayaan komunitas yang menegaskan semangat Berjalan Bersama Murid Terkasih Membangun Gereja (22/12/2025).


Menurut Doni admin presenter dari kanal Komunikasi Sosial (Komsos) Gereja St. Joannes Rasul Delanggu

menginformasikan melalui unggahan di kanal Komsos, bahwa Gereja yang terletak di pinggir Jalan Stasiun Delanggu tersebut memang sedang menjalani renovasi dan telah dimulai beberapa bulan lalu, proses pengerjaannya direncanakan akan selesai menjelang peringatan Natal, dan Minggu 21 Desember 2025 kemarin adalah Misa pertama semenjak bangunan Gereja selesai di renovasi, kabar tersebut tentu saja menjadi sukacita bagi seluruh anggota lingkungan dan umat gereja pada umumnya (22/12/2025).


Dalam unggahan di kanal tersebut diinformasikan penataan kawasan gereja bukan sekedar perbaikan fisik, ini adalah upaya kolektif untuk memperkuat fungsi pastoral, sosial, dan budaya Paroki St. Joannes Rasul Delanggu. Proyek ini dirancang untuk menciptakan ruang yang lebih ramah bagi umat, memudahkan akses ibadah, serta menyediakan area kegiatan yang mendukung pelayanan pendidikan, sosial, dan kebudayaan. Momentum peresmian menjadi titik temu antara tradisi iman dan kreativitas lokal, menegaskan peran gereja sebagai pusat kehidupan komunitas.


Doni juga menginformasikan pada unggahan di kanal Komsos bahwa serangkaian acara telah dijadwalkan dan akan digelar pada Senin mendatang, Acara inti dimulai dengan Perayaan Ekaristi, Pemberkatan Gereja, dan Pesta Nama yang dijadwalkan pada pukul 17.00 WIB. Perayaan ini dipimpin oleh para imam dan uskup setempat, menandai secara resmi berkat dan pengudusan area yang telah ditata. Setelah misa, komunitas akan melanjutkan perayaan dengan pagelaran seni yang memadukan unsur religius dan budaya.


Pada malam hari, pagelaran wayang kulit akan digelar pada pukul 21.00 WIB. Dengan lakon yang dibawakan berjudul Wahyu Purbasejati, sebuah cerita yang dipilih untuk merefleksikan tema pembaruan dan pewartaan. Pagelaran ini menjadi jembatan antara tradisi Jawa dan pengalaman iman Katolik, menghadirkan seni pewayangan sebagai medium dialog budaya dan spiritual.


Tokoh dan pengisi acara pada

Perayaan Ekaristi akan dihadiri dan dipimpin oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko, bersama Rm. Martinus Sutomo, Pr, Rm. Herman Yoseph Singgih S. Pr, dan Rm. Florentinus Harto Subono, Pr. Kehadiran para pemimpin rohani ini memberi bobot sakramental dan simbolis pada peresmian.


Pagelaran wayang dipentaskan oleh Ki. Yohanes Axel Agung Wicaksono sebagai dalang, menampilkan lakon Wahyu Purbasejati. Selain itu, acara dimeriahkan oleh sederet bintang tamu seperti Ciblek Vertigo, Daliyo Angkrong, MC-B2 Official, Tere Sotil, dan Apri Mimin. Penampilan mereka diharapkan menarik berbagai lapisan masyarakat dan makin memperkaya suasana perayaan.


Doni menegaskan “Acara ini bukan hanya ritual formal, ia dirancang sebagai perayaan komunitas. Doorprize menarik disediakan dan live streaming bisa dilihat melalui kanal KOMSOS Saint John Delanggu dan KOMSOS KAS memastikan partisipasi yang lebih luas, termasuk mereka yang tidak dapat hadir secara fisik. Kehadiran hiburan lokal dan kolaborasi lintas seni menegaskan bahwa gereja adalah ruang hidup yang merangkul budaya setempat.” paparnya.


Lebih lanjut peresmian nantinya mengandung makna ganda, penguatan iman dan penguatan ikatan sosial. Dengan penataan kawasan yang lebih baik, paroki berharap dapat meningkatkan pelayanan pastoral, memperluas kegiatan sosial, dan menjadi tempat yang lebih inklusif bagi generasi muda. Tema “Berjalan Bersama Murid Terkasih Membangun Gereja” mengajak setiap umat untuk aktif berkontribusi, bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku dalam misi bersama.


Harapannya peresmian penataan kawasan Gereja Paroki St. Joannes Rasul Delanggu pada 29 Desember 2025 mendatang akan menjadi peristiwa penting yang memadukan sakralitas, budaya, dan kebersamaan. Acara ini diharapkan meninggalkan jejak positif, ruang ibadah yang lebih nyaman, komunitas yang lebih solid, dan semangat baru untuk melanjutkan karya pelayanan. Umat dan warga sekitar diundang untuk hadir, merayakan, dan ikut membangun masa depan paroki yang lebih hidup dan berdaya kedepannya.


Terakhir, Doni dan seluruh panitia keluarga besar Paroki St. Joannes Rasul Delanggu mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026, semoga damai Natal menyertai setiap rumah, kasih Kristus menguatkan langkah kita, dan penataan kawasan gereja ini menjadi berkat yang memupuk kebersamaan, pelayanan, serta harapan baru bagi seluruh umat.


( FX Winanto Ipunk )

Next Post Previous Post

Hot News Today