Diduga Lakukan Pembohongan Publik, Kepala SPPG Yayasan Al Munawwir Modern Kebumen Disebut Belum Selesaikan Kekurangan Suplai Buah Ke Sekolah Penerima MBG


 Kebumen, Koranjateng.com – Pernyataan Kepala SPPG Yayasan Al Munawwir Modern Kebumen Kutowinangun yang mengklaim telah menyelesaikan permasalahan kekurangan suplai buah apel dan pir (peer) menuai sorotan. Pasalnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa hingga kini kekurangan suplai tersebut diduga belum juga diselesaikan.

Hal tersebut terungkap setelah awak media melakukan konfirmasi langsung kepada pihak TK Pertiwi Desa Babadsari, dan PAUD Terate Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Dari keterangan salah satu guru di sekolah tersebut, disebutkan bahwa hingga saat ini pihak sekolah ada yang sudah dan ada yang belum menerima penyelesaian atas kekurangan suplai buah apel dan pir yang sebelumnya terjadi.

" Untuk PAUD sini sudah diselesaikan kekurangan yang sebelum lebaran tersebut" ucap salah satu guru PAUD Terate Babadsari

Sedangkan salah satu guru TK Pertiwi Babadsari mengatakan belum ada pemenuhan janji yang sebelumnya diutarakan kepala SPPG Yayasan Al Munawwir Modern Kebumen Kutowinangun tersebut.

“Belum ada penyelesaian terkait kekurangan buah apel dan pir tersebut. Sampai sekarang juga belum ada konfirmasi dari pihak SPPG kapan kekurangan itu akan dipenuhi,” ujar salah satu guru TK Pertiwi Babadsari saat dikonfirmasi awak media.

Padahal sebelumnya, menurut pengakuan guru tersebut, pihak SPPG Yayasan Al Munawwir Modern Kebumen sempat menyampaikan bahwa kekurangan suplai buah akan diselesaikan saat awal masuk sekolah setelah libur Lebaran.


Namun fakta di lapangan berkata lain. Hingga hari kedua masuk sekolah pasca libur Lebaran, Selasa (31/3/2026), kekurangan suplai buah tersebut belum juga dipenuhi dan tidak ada kejelasan dari pihak SPPG Yayasan Al Munawwir Modern Kebumen terkait waktu realisasi pemenuhannya.

Kondisi ini bahkan mulai menimbulkan pertanyaan dari para wali murid. Beberapa orang tua siswa disebut telah menanyakan kepada pihak sekolah mengenai kekurangan suplai buah tersebut. Sayangnya, hingga kini belum ada jawaban pasti yang bisa diberikan karena pihak SPPG juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut.

Situasi ini memunculkan dugaan bahwa pernyataan Kepala SPPG Yayasan Al Munawwir Modern Kebumen yang sebelumnya menyebut permasalahan telah diselesaikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Jika benar demikian, maka pernyataan tersebut dinilai berpotensi sebagai pembohongan publik, karena informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak selaras dengan fakta yang terjadi di institusi penerima layanan.

Sejumlah pihak pun berharap agar masalah ini segera mendapat klarifikasi resmi dari Kepala SPPG Yayasan Al Munawwir Modern Kebumen. Transparansi dan tanggung jawab dinilai penting agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat, khususnya para orang tua siswa yang terdampak.


(Suroyo)

Next Post Previous Post

Hot News Today