Perkuat Budaya Literasi, Dua Guru MAN 1 Kebumen Ikuti Bimtek Kepenulisan Konten Lokal di Disarpus
![]() |
| Kegiatan Bimtek Disarpus Kebumen |
KEBUMEN
– Sebagai wujud komitmen nyata dalam mengembangkan budaya literasi di
lingkungan madrasah, dua guru MAN 1 Kebumen berkesempatan mengikuti kegiatan Bimbingan
Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal (Sesi 1) yang
diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen.
(12/3)
Kedua
guru tersebut adalah Laely Alfiyatun Nasroh dan Nabila Khairunisa.
Keikutsertaan mereka dalam acara bergengsi ini tidak didapatkan dengan mudah,
melainkan melalui proses seleksi yang cukup ketat.
Proses Seleksi yang Kompetitif
Antusiasme
pegiat literasi di Kebumen tergolong sangat tinggi. Dari total 196 pendaftar
yang mengikuti seleksi, hanya dipilih 80 peserta terbaik untuk mengikuti Bimtek
ini. Keberhasilan Laely dan Nabila menembus kurasi tersebut membuktikan
kualitas serta potensi kepenulisan yang dimiliki oleh tenaga pendidik MAN 1
Kebumen.
Menghadirkan Narasumber Berpengalaman
Kegiatan
ini dirancang untuk membekali peserta dengan teknik penulisan yang mampu
mengangkat kearifan lokal menjadi konten yang menarik dan edukatif. Untuk
mencapai target tersebut, Disarpus Kebumen menghadirkan jajaran pakar literasi
yang sudah malang melintang di dunia kepenulisan sebagai narasumber, di
antaranya:
- Teguh Windarto
- Komper Wardopo
- Muhlas Abror
Diskusi
dan sesi materi dipandu oleh Hendri Unduh Nurmawan selaku moderator, yang
membuat suasana pelatihan menjadi lebih interaktif dan dinamis.
Komitmen Pengembangan Literasi di Madrasah
Kehadiran
kedua guru ini bukan sekadar untuk pengembangan diri secara individu. Kegiatan
ini dipandang sebagai langkah strategis bagi MAN 1 Kebumen dalam memperkuat
ekosistem literasi di madrasah.
"Ini
adalah bagian dari komitmen kami sebagai pendidik untuk terus belajar dan
menularkan semangat literasi kepada siswa. Dengan mengangkat budaya lokal
Kebumen melalui tulisan, kita tidak hanya melestarikan tradisi, tapi juga
memperkaya konten literasi yang relevan dengan lingkungan sekitar," ujar
salah satu peserta.
Sekembalinya
dari Bimtek ini, ilmu yang didapatkan dapat diimplementasikan dalam karya nyata
maupun dalam proses pembelajaran untuk memotivasi para siswa agar lebih
mencintai dunia tulis-menulis, dan menghasilkan buku yang diterbitkan bersama
peserta lain.
.jpeg)