Diduga Pemdes Babadsari Tidak Profesional, Warga Merasa Kecewa Atas Kinerjanya


 

Kebumen, Koranjateng.com – Kekecewaan kembali disuarakan warga Desa Babadsari, Kecamatan Kutowinangun, terkait penyelesaian persoalan pertanahan yang dinilai tak kunjung menemukan titik terang. Puji, salah satu warga setempat, mengungkapkan rasa frustrasinya kepada awak media karena merasa Pemerintah Desa (Pemdes) Babadsari “loyo” dalam menangani dugaan sengketa tanah yang ia alami.

Puji mengaku sudah berupaya mengurus sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Namun, hingga kini proses tersebut tidak dapat dilanjutkan. Ia menduga ada salah satu perangkat desa yang menghalangi langkahnya.

“Saya tidak bisa membuat sertifikat melalui PTSL. Padahal semua syarat sudah saya lengkapi. Tetapi malah seperti dipersulit. Saya kecewa sekali dengan kinerja pemdes yang terkesan tidak mampu menyelesaikan masalah ini,” ujar Puji.

Ia menilai pemdes seharusnya hadir sebagai fasilitator dan penyelesai masalah, bukan justru dianggap memperkeruh suasana. Menurutnya, jika perangkat desa bekerja transparan dan profesional, persoalan ini tidak akan berlarut-larut.


(Puspo Lukito)

Next Post Previous Post

Hot News Today