Beredar Rumor Proyek Rabat Beton Desa Sidomukti Kecamatan Kuwarasan Akan Dibongkar, Publik Bertanya: Fakta atau Sandiwara Kades Demang?


Kebumen, Koranjateng.com – Gelombang rumor semakin kencang beredar di masyarakat Desa Sidomukti, Kecamatan Kuwarasan. Isu yang mencuat menyebutkan bahwa proyek rabat beton yang sebelumnya ramai dipersoalkan karena dugaan pengurangan material dan ketebalan di bawah standar, akan dibongkar dan dikerjakan ulang. Namun, warga mempertanyakan: benarkah proyek akan dibongkar, atau hanya sandiwara untuk meredam kritik? (10/12/2025).

Proyek yang semestinya memiliki ketebalan 15 cm tersebut—namun ditemukan oleh warga hanya sekitar 8 cm di sejumlah titik—telah mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Kini muncul kabar bahwa Kades Sidomukti, Demang, berencana melakukan pembongkaran sebagian proyek tersebut.

Namun, kebenaran rumor itu masih menjadi tanya besar. Pasalnya, hingga saat ini tidak ada tanda-tanda aktivitas pembongkaran di lapangan, sementara warga terus memantau setiap perkembangan di lokasi proyek.

Warga Menilai Ada Kejanggalan

Beberapa warga yang ditemui menilai rumor ini justru menambah kecurigaan baru. Mereka mempertanyakan apakah isu pembongkaran tersebut adalah rencana nyata atau sekadar strategi damage control dari pemerintah desa menyusul gencarnya pemberitaan dan kritik publik.

“Kalau memang mau dibongkar, bukti lapangannya mana? Jangan-jangan hanya isu yang sengaja dilempar untuk menenangkan warga,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya disamarkan.

Kepemimpinan Kades Demang Jadi Sorotan

Kepala Desa Demang kembali menjadi pusat perhatian. Dalam beberapa kasus sebelumnya, ia dinilai lamban memberi klarifikasi terbuka terkait proyek-proyek yang menjadi polemik. Kini, ketika rumor pembongkaran beredar, warga menunggu apakah kades akan mengambil langkah tegas atau kembali mengelak.

“Kami butuh kepastian, bukan wacana. Kalau proyek salah, ya bongkar. Jangan hanya janji-janji atau drama,” kritik warga lainnya.

Desakan Transparansi Meningkat

Melihat kondisi di lapangan dan kabar yang simpang siur, warga mendesak pemerintah desa untuk memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi yang berlarut-larut.

Rumor mengenai pembongkaran proyek kini menempatkan Kades Demang pada persimpangan:

Jika proyek benar dibongkar, publik menilai itu sebagai pembuktian bahwa kualitas pekerjaan memang bermasalah.

Jika tidak dibongkar, maka rumor tersebut dianggap hanya sandiwara untuk meredakan tekanan.

Inspektorat Diminta Tidak Diam

Warga juga meminta Inspektorat Kabupaten Kebumen turun langsung memastikan kualitas dan kesesuaian proyek, agar tidak ada lagi manipulasi informasi dan dugaan permainan material yang merugikan masyarakat.

“Cukup sudah drama seperti ini. Yang dibutuhkan itu ketegasan, bukan isu-isu tanpa realisasi,” tegas masyarakat lainnya


(Puspo Lukito)

Next Post Previous Post

Hot News Today