Minim Transparansi, Proyek Greenhouse Desa Kalitengah Disorot Publik. Pemerintah Kecamatan Gombong Ikut Terlibat
Kebumen, Koranjateng.com – Proyek pembangunan greenhouse di Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, kini menjadi sorotan publik. Proyek yang menelan anggaran hingga Rp270 juta tersebut dinilai minim transparansi dan sarat akan makna tersembunyi, lantaran tidak mencantumkan nominal anggaran dalam papan informasi proyek sebagaimana lazimnya proyek yang bersumber dari uang rakyat.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan papan informasi proyek greenhouse hanya memuat keterangan umum tanpa mencantumkan nilai anggaran kegiatan. Padahal, keterbukaan informasi anggaran merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban publik, terutama pada proyek yang menggunakan dana desa atau dana yang bersumber dari keuangan negara.
Kondisi tersebut memicu tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, selama ini proyek-proyek yang dibiayai dari uang rakyat umumnya mencantumkan secara jelas besaran anggaran, volume pekerjaan, serta sumber dana sebagai bentuk transparansi dan kontrol sosial.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Ketua BUMDes Desa Kalitengah menyampaikan bahwa papan informasi proyek yang dipasang sudah sesuai dengan arahan dari pihak Kecamatan Gombong.
Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan petunjuk yang diberikan dari pihak kecamatan Gombong.
“Papan proyek itu sudah sesuai arahan dari kecamatan,” singkatnya kepada awak media.
Pernyataan tersebut justru mengalihkan sorotan kepada pihak Kecamatan Gombong. Publik menilai kecamatan memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengawasan pelaksanaan proyek desa, termasuk memastikan penerapan standar operasional prosedur (SOP) terkait transparansi anggaran.
Sejumlah pihak menilai, jika benar tidak dicantumkannya nilai anggaran merupakan arahan dari kecamatan, maka hal tersebut patut dipertanyakan. Pasalnya, prinsip keterbukaan informasi publik telah diatur dalam berbagai regulasi dan menjadi salah satu pilar utama dalam tata kelola pemerintahan yang baik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Gombong belum memberikan keterangan resmi terkait alasan tidak dicantumkannya nominal anggaran pada papan informasi proyek greenhouse tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna mendapatkan kejelasan dan memastikan tidak adanya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan proyek yang bersumber dari uang rakyat itu.
Masyarakat berharap pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan negatif serta menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran desa.
(Puspo Lukito)
