Ruas Jalan Kambalan Kutowinangun–Ambal Diduga Jadi Ajang “Menggelar” Proyek, Anggaran Miliaran Dipertanyakan


 Kebumen, Koranjaten.com – Kondisi ruas jalan Kambalan Kutowinangun–Ambal kembali menuai sorotan publik. Jalan penghubung antarwilayah yang sangat vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga itu diduga kerap dijadikan ajang “menggelar” proyek setiap tahun. Ironisnya, meski nilai anggaran perbaikannya disebut-sebut mencapai miliaran rupiah, kualitas jalan justru terkesan cepat rusak dan jauh dari kata layak. Pantauan di lapangan menunjukkan, salah satu titik terparah berada di wilayah Desa Kembangsawit, Kecamatan Ambal. 

Di lokasi tersebut, permukaan jalan terlihat bergelombang, retak, hingga berlubang di sejumlah titik. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Sejumlah warga setempat mengaku heran dengan kondisi jalan yang tak kunjung awet. Pasalnya, hampir setiap tahun ruas jalan Kambalan Kutowinangun–Ambal selalu mendapatkan proyek perbaikan. Namun, hasilnya dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.

“Setiap tahun selalu ada proyek, entah tambal sulam atau pengaspalan. Tapi belum lama selesai, sudah rusak lagi. Kami jadi bertanya-tanya, sebenarnya kualitas pekerjaannya seperti apa,” ungkap salah satu warga Desa Kembangsawit yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga menduga bahwa proyek perbaikan jalan tersebut hanya berorientasi pada formalitas penyerapan anggaran, tanpa memperhatikan mutu konstruksi dan ketahanan jangka panjang. Dugaan ini semakin menguat karena kerusakan jalan kerap muncul dalam waktu singkat setelah proyek dinyatakan selesai.

Kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berdampak pada aktivitas perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian, akses menuju pasar, hingga mobilitas pelajar dan pekerja menjadi terganggu. Bahkan, tak jarang terjadi kecelakaan kecil akibat jalan yang licin dan berlubang.

Masyarakat pun mendesak instansi terkait agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek perbaikan jalan di ruas Kambalan Kutowinangun–Ambal. Transparansi anggaran, pengawasan pelaksanaan, serta kualitas material dan pengerjaan dinilai harus menjadi perhatian utama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait mengenai penyebab cepat rusaknya jalan tersebut maupun rincian anggaran yang telah digelontorkan setiap tahunnya. Publik berharap, pemerintah tidak menutup mata dan segera mengambil langkah tegas agar ruas jalan strategis ini benar-benar dibangun dengan kualitas yang layak, bukan sekadar menjadi ajang “menggelar” proyek rutin tahunan.


(Puspo Lukito)

Next Post Previous Post

Hot News Today