Miris, Sampah Menumpuk Didepan Dapur SPPG Yayasan Tradha An Nuur Sejahtera. Bau Tak Sedap Dikeluhkan Masyarakat Sekitar


 Kebumen, Koranjateng.com — Kondisi lingkungan di sekitar Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan TRADHA AN NUUR SEJAHTERA yang beralamat di Jalan Gombong–Tambak Km 1, RT 05/RW 02, Desa Purbowangi, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, menjadi perhatian.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya tumpukan sampah pada tempat pembuangan di bagian depan dapur. Kondisi tersebut menimbulkan kesan kurang tertata dan memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana mekanisme pengelolaan serta pengangkutan sampah dari dapur MBG tersebut, Selasa (08/09/2026).


Saat dikonfirmasi, Aslap Jumiarsih menyampaikan bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail mengenai persoalan sampah tersebut karena pengelolaan berada pada pihak mitra atau yayasan yang berwenang.

Sementara itu, ketika hendak dikonfirmasi lebih lanjut kepada Kepala SPPG, Fatah Khoerudin, yang bersangkutan belum berada di kantor dan menurut keterangan yang diterima sedang beristirahat.

Persoalan tersebut juga mendapat perhatian dari lingkungan sekitar. Kepala Toko Indomaret, Triyono, mengakui adanya limbah atau sisa sampah dalam jumlah cukup banyak. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menimbulkan banyak lalat dan bau, terutama ketika memasuki musim penghujan.

Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan publik: bagaimana sebenarnya standar operasional prosedur (SOP) penanganan sampah dan limbah pada dapur MBG? Apakah sampah wajib dipilah, ditempatkan dalam wadah tertutup, serta diangkut secara rutin agar tidak menumpuk dan menimbulkan potensi gangguan kebersihan lingkungan?

Pengelolaan sampah pada fasilitas penyedia makanan tentu menjadi bagian penting karena berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan sanitasi. Sampah yang dibiarkan menumpuk berpotensi mengundang lalat, menimbulkan bau, serta mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.

Atas kondisi tersebut, pihak pengelola SPPG maupun yayasan diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai SOP pengelolaan sampah, jadwal pengangkutan, pihak yang bertanggung jawab, serta langkah penanganan apabila terjadi penumpukan sampah.


(Kaswi Wijaya)

Previous Post