Mencari Jejak Alsintan di Bonjok Kidul: Traktor John Deere Diduga Jadi Jaminan, Tiga Hand Traktor Disebut Dijual Oleh Sekdes

(Ilustrasi Foto Traktor Jhon Deere Dan Hand Traktor)

Kebumen, Koranjateng.com – Keberadaan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) milik Desa Bonjokkidul, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen, kini menjadi sorotan. Sejumlah warga dan narasumber mempertanyakan keberadaan aset desa berupa satu unit traktor besar merek John Deere serta tiga unit hand traktor yang diduga sudah tidak lagi berada dalam penguasaan pemerintah desa. Desa Bonjokkidul sendiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen. 

Berdasarkan keterangan salah satu narasumber yang mengaku saat ini memegang unit traktor John Deere tersebut, permasalahan bermula ketika alsintan itu mengalami kerusakan dan membutuhkan biaya perawatan yang nilainya mencapai sekitar Rp50 juta.

Menurut narasumber tersebut, Pemerintah Desa Bonjokkidul saat itu disebut tidak memiliki dana yang cukup untuk membiayai perbaikan. Akhirnya, unit John Deere tersebut diserahkan kepada pihak lain untuk dilakukan perbaikan.

"Awalnya karena biaya servisnya besar, sekitar Rp50 juta. Desa tidak memiliki uang untuk memperbaiki, sehingga unit itu diserahkan kepada kami untuk diperbaiki," ujar narasumber.

Meski disebut bukan sebagai transaksi jual beli, narasumber menjelaskan bahwa mekanisme yang terjadi lebih menyerupai jaminan aset. Di sisi lain, terdapat kesepakatan bagi hasil dari operasional alat tersebut setelah kembali digunakan bekerja di lapangan.

"Bahasanya bagi hasil karena setelah diperbaiki alat itu digunakan bekerja dan hasilnya dibagi. Tetapi secara praktik, unit itu menjadi jaminan atas biaya perbaikan yang sudah dikeluarkan," tambahnya.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai status kepemilikan aset desa serta dasar administrasi yang digunakan dalam penyerahan alsintan tersebut. Hingga kini belum diketahui secara pasti apakah terdapat perjanjian tertulis maupun persetujuan resmi yang mengatur mekanisme tersebut.

Selain traktor John Deere, keberadaan tiga unit hand traktor juga menjadi perhatian. Berdasarkan pengakuan narasumber lain, ketiga hand traktor tersebut diduga telah dijual oleh Sekretaris Desa Bonjokkidul.

Narasumber menyebut masing-masing unit dilepas dengan harga sekitar Rp6 juta, sehingga total nilai penjualan diperkirakan mencapai Rp18 juta.

"Tiga unit hand traktor itu dijual. Informasinya dijual oleh sekretaris desa dengan harga Rp6 juta per unit," ungkap narasumber

Namun demikian, hingga berita ini ditulis belum diperoleh dokumen resmi yang menunjukkan proses penghapusan aset maupun hasil penjualan alsintan tersebut masuk ke kas desa. Karena itu, keterangan para narasumber masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Sejumlah warga berharap pemerintah desa dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai keberadaan seluruh aset pertanian yang pernah dimiliki desa. Transparansi dinilai penting agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat, terlebih alsintan tersebut pada awalnya diperuntukkan untuk mendukung produktivitas para petani.

Pemerintah Desa Bonjokkidul, Kecamatan Bonorowo, diharapkan dapat memberikan tanggapan resmi terkait status traktor John Deere yang kini berada di tangan pihak lain, serta menjelaskan nasib tiga unit hand traktor yang disebut telah dijual. Klarifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan pengelolaan aset desa berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

(Puspo Lukito)

Next Post Previous Post