Dugaan Yayasan Ibnu Abbas Kebumen Berbisnis dalam Proyek Revitalisasi SMP IT Arrisalah Kedawung Pejagoan, Kontraktor Sebut Keuangan Proyek Dipegang Pihak Yayasan Semua


 Kebumen, Koranjateng.com – Muncul dugaan adanya keterlibatan Yayasan Ibnu Abbas Kebumen dalam pengelolaan proyek revitalisasi SMP IT Arrisalah Kedawung, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Dugaan tersebut mencuat setelah seorang yang mengaku sebagai humas atau orang kepercayaan dari pihak kontraktor menyampaikan sejumlah pernyataan kepada awak media.

Menurut keterangan humas kontraktor, perusahaan yang mengerjakan proyek revitalisasi tersebut tidak memperoleh pekerjaan secara langsung dari pemerintah, melainkan melalui perantara atau dapat dikatakan kontraktor tersebut sudah menjadi tangan kedua.

"Kontrak kami melalui perantara, bukan langsung," ujarnya kepada awak media, Jumat (17/07/2026).

Ia juga mengaku bahwa proses pencairan dana operasional, termasuk pembayaran gaji para pekerja, harus melalui persetujuan dari pihak yayasan. Menurutnya, setiap pekan kontraktor diwajibkan menyampaikan laporan pekerjaan terlebih dahulu sebelum dana operasional dapat dicairkan.

"Bahkan untuk membayar gaji karyawan pun kami harus mengajukan laporan mingguan terlebih dahulu ke pihak yayasan. Setelah disetujui baru uangnya dicairkan," ungkapnya.

Apabila keterangan tersebut benar, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pengelolaan proyek revitalisasi yang sedang berjalan. Sejumlah pihak berharap seluruh proses pelaksanaan proyek dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebagai informasi, SMP Islam Terpadu Arrisalah Kedawung merupakan sekolah swasta yang berada di bawah naungan Yayasan Ibnu Abbas Kebumen.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pengurus Yayasan Ibnu Abbas Kebumen untuk memperoleh klarifikasi terkait pernyataan tersebut. Redaksi juga membuka ruang hak jawab apabila terdapat penjelasan maupun bantahan dari pihak yayasan maupun pihak-pihak lain yang terkait agar pemberitaan tetap berimbang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.



(Puspo Lukito)

Previous Post