Heboh!!! Beredar Video Beras Bansos Menumpuk di Kantor Desa Pekutan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen, Publik Pertanyakan Transparansi Penyalurannya


 Kebumen, Koranjateng.com – Sebuah video yang beredar di media sosial menjadi perhatian publik setelah memperlihatkan adanya sejumlah karung beras yang disebut-sebut sebagai sisa bantuan sosial (bansos) menumpuk di Kantor Desa Pekutan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah karung beras berada di salah satu ruangan di lingkungan kantor desa. Berdasarkan informasi yang beredar, beras tersebut diduga merupakan sisa bantuan sosial yang belum terbagikan kepada masyarakat penerima.

Beredarnya video tersebut kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Salah satunya mengenai alasan masih adanya beras bantuan yang belum tersalurkan hingga kemudian menumpuk di kantor desa.

Publik mempertanyakan bagaimana mekanisme pendataan dan penyaluran bantuan tersebut, termasuk apakah seluruh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima sudah memperoleh haknya atau masih terdapat penerima yang belum mendapatkan bantuan.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya penjelasan secara terbuka dari pemerintah desa maupun pihak terkait mengenai keberadaan beras tersebut. Apalagi bantuan sosial merupakan program yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Jika memang benar beras tersebut merupakan sisa bantuan yang belum tersalurkan, perlu diketahui pula penyebabnya, apakah karena penerima tidak mengambil bantuan, adanya perubahan data penerima, atau terdapat kendala lain dalam proses distribusi.

Hingga berita ini disusun, informasi yang beredar tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada Pemerintah Desa Pekutan dan instansi terkait guna memastikan jenis bantuan, jumlah beras, asal bantuan, serta alasan beras tersebut masih berada di kantor desa.

Masyarakat pun berharap persoalan tersebut dapat segera mendapatkan klarifikasi sehingga tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah publik.

Redaksi akan terus melakukan penelusuran dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait mengenai keberadaan beras bantuan tersebut.


(Puspo Lukito)

Next Post Previous Post