Diduga Terbengkalai, Modal Operasional BUMDesma Manggala Praja Gombong Senilai Kurang Lebih 1,2 Miliar Jadi Sorotan Publik


 Kebumen, Koranjateng.com – Keberadaan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Manggala Praja Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, unit usaha peternakan sapi yang sebelumnya menjadi salah satu program unggulan kini diduga sudah tidak lagi beroperasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kandang peternakan terlihat tidak lagi menjalankan aktivitas sebagaimana mestinya. Selain itu, lahan yang sebelumnya dimanfaatkan untuk budidaya rumput gajah sebagai pakan ternak juga tampak tidak lagi dikelola secara optimal.

Sejumlah warga menyebutkan bahwa aktivitas operasional BUMDesma Manggala Praja diduga telah berhenti sekitar satu tahun terakhir. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan pengelolaan aset dan program yang sebelumnya dijalankan.

"Sudah lama tidak ada aktivitas. Sapi juga sudah tidak terlihat, rumput gajah yang dulu ditanam untuk pakan juga sudah tidak terurus," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, BUMDesma Manggala Praja disebut memperoleh dukungan modal operasional dari pemerintah pusat sebesar sekitar Rp1,2 miliar. Namun, hingga kini masyarakat mempertanyakan perkembangan pemanfaatan dana tersebut serta kondisi aset yang dimiliki BUMDesma.

Padahal, pada tahun 2024 BUMDesma Manggala Praja masih tercatat menjalankan usaha peternakan sapi dan bahkan memasok hewan kurban. Namun, sejumlah laporan belakangan menyebut kondisi unit peternakan berubah menjadi tidak aktif dan menjadi perhatian berbagai pihak. 

Masyarakat berharap pemerintah daerah, dinas terkait, serta aparat pengawas dapat melakukan evaluasi dan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi terkini BUMDesma Manggala Praja. Transparansi dinilai penting agar masyarakat mengetahui perkembangan pengelolaan aset maupun penggunaan anggaran yang telah dikucurkan.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pengurus BUMDesma Manggala Praja terkait dugaan berhentinya operasional peternakan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan dari pihak BUMDesma maupun instansi terkait sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.


(Puspo Lukito)

Previous Post